5 Rekomendasi Tempat Wisata di Aceh Yang Fenomenal

5 Rekomendasi Tempat Wisata di Aceh Yang Fenomenal

5 Rekomendasi Tempat Wisata di Aceh Yang Fenomenal

Tempat Wisata aceh terlalu lengkap. Mulai berasal dari wisata Alam, Wisata Keluarga, Wisata Anak, Air Terjun, sampai Danau dataran tinggi Ada di Aceh. Isu Seputar Persoalan pemberlakuan Perda Syariat bukan hambatan. Sepanjang cocok ketetapan main, Berwisata ke Aceh akan selamanya menjadi menyenangkan.

Sekilas Soal Aceh

Aceh merupakan tidak benar satu provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai tempat istimewa dan termasuk diberi kewenangan otonomi khusus. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatra dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia.

Aceh punyai 13 etnis bangsa asli. Yang terbesar adalah etnis Aceh yang duduki wilayah pesisir menjadi berasal dari Langsa di pesisir timur utara sampai dengan Trumon di pesisir barat selatan. Etnis lain nya adalah etnis Gayo, yang duduki wilayah pegunungan di sedang Aceh.

Pada wilayah pesisir pantai suhu udara kebanyakan 26,9 °C, suhu udara maksimum menggapai 32,5 °C dan minimum 22,9 °C. Antara bulan Maret sampai Agustus Aceh mengalami fase musim kemarau. Sementara musim hujan terjadi antara bulan September sampai Februari.

Kuah Pliek U dan Mie Aceh, adalah makanan khas provinsi ini. Keduanya sama-sama kaya akan bumbu rempah. Kemungkinan ini dampak berasal dari masakan India, yang sebenarnya banyak mewarnai makanan Aceh.

Transportasi menuju Aceh melalui jalur darat bisa dilaksanakan dengan kendaraan berasal dari Medan. Kereta api belum ada di Aceh. Angkutan Udara mengfungsikan Bandara internasional Sultan Iskandar Muda. Untuk menggapai wilayah lain termasuk ada 8 bandara perintis.

5 Tempat Wisata Aceh

Masjid Raya Baiturrahman

Masjid ini berdiri pada tahun 1606-1636, tepatnya pada pas pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Masjid ini awalannya dibangun dengan obyek untuk dijadikan sebagai pusat pengajaran ilmu agama yang ada di Nusantara.

Tempat wisata Aceh, berbentuk Masjid besar ini punyai interior dan eksterior yang punyai style Kesultanan Turki Ustamani yang terlalu khas. Bangunan masjid ini didominasi dengan warna putih dengan kubah hitam yang berukuran besar dan terkandung 7 menara yang mengelilinginya.

Masjid ini bisa menampung sampai 1900 jamaah di dalamnya. Bagian luar berasal dari masjid ini dihiasi dengan kolam serta air mancur yang ada di halaman masjid Baiturrahman ini. Tamannya yang dipenuhi rumput rumput berwarna hijau segar, membuat panorama masjid ini kelihatan begitu sejuk dan asri.

Karena keindahan yangmenawan ini, tak tidak benar kecuali masjid tempat wisata Aceh ini masuk ke di dalam 100 masjid yang terindah di dunia.

Masjid ini udah mengalami renovasi sampai 5 kali serta sebagian perluasan area. Bahkan masjid ini sempat menjadi tempat perlindungan penduduk Aceh pas bencana tsunami menyerang di tahun 2004.

Alamat: Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

Museum Tsunami

Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum di Banda Aceh yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004. Sekaligus pusat pendidikan bencana dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi.

Museum ini merupakan sebuah susunan empat lantai dengan luas 2.500 m² yang dinding lengkungnya ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi, untuk menciptakan kembali keadaan dan kepanikan pas tsunami.

Dinding museum tempat wisata Aceh ini dihiasi gambar orang-orang menari Saman. sebuah makna simbolis pada kekuatan, disiplin, dan keyakinan religius suku Aceh. Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut.

Di tempat wisata Aceh ini, ada sebuah area tertentu untuk mengenang para korban yang tewas pas bencana tsunami tahun 2004 silam terjadi. Di area ini seluruh nama korban tewas diukir di dinding dan di anggota ujung atas dituliskan lafadz Allah. Ruang ini diberi nama Space of Sorrow atau Sumur Doa.

Alamat: Jl. Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh
Tiket: 10.000
Jam Buka: 09.00-16.00

Sabang Pulau We

Tempat wisata Aceh Sabang merupakan kota dengan destinasi wisata yang harus dikunjungi. Pulau paling ujung Indonesia ini termasuk merupakan kota dengan keindahan pantai yang masih bersih dan alami. Pantainya pun tak kalah unik.

Sabang terlalu kondang dengan keindahan pantainya. Pantai-pantai di Sabang sebenarnya kondang masih terlalu alami, dengan air laut yang terlalu jernih.

Pantai Iboih merupakan tidak benar satu destinasi wisata kondang di Sabang yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai ini punyai hamparan pasir putih yang memikat, dilengkapi air laut yang jernih dengan gradasi kebiruan yang cantik.

Pantai Anoi Itam di dalam bhs Aceh artinya pasir hitam. Asal pasir berwarna hitam di pantai ini barangkali berasal berasal dari gunung berapi yang masih aktif di Pulau Weh. Dengan pasirnya yang hitam, pantai ini terlihat terlalu eksotis. Keindahan bawah laut pantai ini termasuk menjadi kekuatan tarik sendiri bagi pengunjung.

Selain bisa menikmati indahnya pasir pantai putih dan hitam, di kota tempat wisata Aceh ini, termasuk terkandung tugu yang terlalu terkenal. Tugu Kilometer Nol. Tugu ini dibangun untuk menandai titik mula wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Alamat: Pulau we, Aceh
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

Air Terjun Blang Kolam

Tempat wisata Aceh, Air Tejun Blang Kolam memadai tinggi. Memiliki ketinggian kurang lebih 75 meter. Air terjun yang indah ini, kelihatan asri dan alami gara-gara di sekelilingnya di bawah rimbunnya pepohonan dan punyai keadaan hutan memadai lebat.

Hutan di sisi kanan dan kiri anak tangga yang menuju Air Terjun Blang Kolam masih terlalu lebat. Hawa sejuk membuat pengunjung tempat wisata Aceh ini menjadi segar. Apalagi kecuali jadi biasa dengan hiruk pikuk kota yang penuh asap polusi.

Sambil menuruni tangga menuju Air Terjun Blang Kolam, pengunjung tempat wisata Aceh ini bisa mendengarkan suara cicit burung. Atau termasuk monyet yang berseliweran di pepohonan. Kesegaran sebenarnya akan menunggumu pas di ujung anak tangga itu.

Setelah penat pas menuruni tangga, pengunjug akan di sambut debur air yang jatuh seakan segera menyembuhkan seluruh penat di badan. Di anggota atas air terjun, Akan terlihat sebuah genangan air yang seakan ditampung di di dalam sebuah cawan raksasa.

Di kurang lebih Air Tejun Blang Kolam , Anda termasuk bisa menemukan penjaja makanan dan minuman di lokasi, sehingga Anda tak harus khawatir kecuali rasa lapar menggangu liburan Anda di tempat ini.

Alamat: Sido Muliyo, Nisam Antara, Aceh Utara, Aceh
Tiket: 10.000
Jam Buka: 08.00-18.00

Air Terjun Suhom

Lokasi berasal dari tempat wisata Aceh Air Terjun Suhom sebenarnya tersembunyi dibalik pegunungan. Pengunjung bisa menanyakan kepada penduduk setempat atau mengfungsikan perlindungan gps. jalur menuju ke air terjun memadai sempit dan cuma bisa dilewati oleh satu mobil saja.

Dari jarak 100 meter, pengunjung udah bisa mendengar sayup-sayup suara gemericik air terjun yang jatuh tentang bebatuan. Rasa penat berasal dari perjalanan panjang, sekejap akan menjadi sirna pas menyaksikan air terjun dengan ketinggian tidak cukup lebih 50 meter di depan mata.

Air Terjun Suhom punyai tiga tingkatan, dengan keindahan yang berbeda. Disekeliling air terjun termasuk dipenuhi bebatuan besar, yang bisa digunakan pengunjung tempat wisata Aceh ini untuk duduk-duduk santai sambil menikmati percikan air terjun yang segar.

Pada air terjun ini terkandung sebuah kolam yang berada di bawah air terjun.Kolam selanjutnya punyai kedalaman kurang lebih 2 meter dan lebar 5 meter sehingga tak direkomendasi untuk anak kecil berenang di kolam ini.

Kebanyakan cuma orang dewasa yang berenang dikolam selanjutnya atau menikmati air yang jatuh membahasi seluruh tubuh. Sensasinya sungguh luar biasa, wisatawan akan merasakan pengalaman refleksi alami dikala berada di bawah air terjun ini.

Alamat: Tunong Krueng Kala, Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Aceh
Tiket: 5.000
Jam Buka: 24 Jam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *